Memisahkan Pekerjaan dan Urusan Pribadi Saat WFH

Istilah ‘Work From Home (WFH)’ bila diucapkan sekitar tiga bulan lalu mungkin terdengar sangat menggiurkan, Anda membayangkan betapa santai dan fleksibelnya dapat mengerjakan pekerjaan dari rumah. Namun, setelah berminggu-minggu bekerja dari rumah, bagaimana kenyataannya?

Jenuh bisa saja melanda, ditambah lagi urusan pribadi dan keluarga di rumah yang seringkali sulit dipisahkan ketika pada waktu Anda seharusnya melakukan pekerjaan.

Bila perusahaan masih membayar gaji Anda di tengah pandemi ini, sudah sepatutnya Anda menghargai usaha perusahaan. Dengan tetap melakukan pekerjaan Anda sebaik mungkin selama WFH.

Anda mungkin keasyikkan menonton film kesukaan hingga lupa waktu dan begadang, hingga esok harinya Anda bangun terlambat. Mungkin juga keluarga Anda di rumah meminta Anda melakukan sesuatu, sehingga Anda tidak sepenuhnya bekerja selama waktu kerja. Apakah kondisi ini adil bagi perusahaan? Tentu tidak.

Lalu bagaimana mengaturnya?

BUAT JADWAL

Tata kembali jadwal Anda selama di rumah. Pukul berapa Anda harus tidur dan bangun, patuhi jam kerja Anda dan usahakan untuk tidak lembur, waktu pribadi Anda untuk berolahraga, melakukan hobi dan tentunya waktu bagi keluarga.

POSISI KERJA & BERI PENGERTIAN

Tetapkan posisi bekerja Anda agar lebih fokus dan jelaskan juga pada keluarga di rumah bagaimana konsep WFH, tanggung jawab Anda serta waktu kerja yang harus Anda ikuti.

Dengan begitu, kegiatan harian Anda dapat lebih teratur dan tentunya berguna juga bila WFH telah berakhir, Anda tetap menjadi karyawan disiplin saat kembali bekerja di kantor.

Baca juga: Hal yang biasanya orang Indonesia lakukan selama #dirumahaja