08/04/20203 min read

Rutin Berjemur Dan Minum Jamu Dapat Cegah Corona?

Wabah pandemi virus corona atau COVID-19 membuat tren gaya hidup masyarakat menjadi berubah. Dimulai dari mengisolasi diri, bekerja dan melakukan semua kegiatan lain di rumah saja untuk membatasi interaksi sosial dan fisik dari lingkungan luar.

Bukan hanya itu saja yang berubah, bahkan, cara menjaga kondisi kesehatan juga ikut berubah. Seperti berjemur di bawah sinar matahari karena diaggap dapat membantu tubuh mencegah virus corona dan meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, meminum jamu juga dilakukan sebagian orang untuk mencegah virus corona.

Kapan waktu berjemur yang tepat?

Masyarakat rutin berjemur di bawah sinar matahari demi mencegah virus corona, karena sinar matahari mengandung UV yang bisa membunuh mikoroorganisme. Namun, sebagian orang menganggap pada jam 10.00 pagi hingga 15.00 sore lebih baik dilakukan. Tetapi, sinar matahari UV dikatakan baik justru dipagi hari bukannya? Jadi yang manakah yang benar?

Dari hasil rangkuman kami, soal waktu yang tepat untuk berjemur, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Jonathan R. Subekti, SpKK, baik pagi hari ataupun siang hari, tak masalah untuk berjemur. Yang perlu diperhatikan hanya durasinya saja.

Jadi keduanya tidak salah, antara pagi atau siang. Pukul 7-10 pagi karena intensitas UV-nya rendah jadi harus dilakukan minimal 1 jam. Sedangkan diatas jam 10, cukup dilakukan 15 menit saja, karena intensitas UV-nya tinggi dan dianjurkan menggunakan pelindung.

Index Sinar UV dari World Health Organization (WHO)

Dilansir dari World Health Organization (WHO), WHO menyarankan ‘sun safety precaution’ ketika UV Index berada di atas angka 3. Disarankan untuk membatasi paparan sinar matahari dan sebaiknya menggunakan pelindung untuk mencegah kerusakan kulit maupun mata seperti menggunakan sunscreen. Berikut adalah UV Index dari WHO:

Sumber: World Health Organization (WHO)

Dapat dilihat dari UV index diatas, UV index 1 dan 2 aman untuk berjemur dan mengenai waktu nya, tergantung dari wilayah seperti di Indonesia negara tropis, yaitu pukul 7-9 pagi dan dianjurkan selama 1 jam. Index 3-7, dianjurkan untuk memakai sunscreen dan cukup 15 menit saja. Dan index 8-11+ tidak dianjurkan karena dapat merusak kulit dan berisiko kanker kulit.

Namun, efektivitas kaitan antara berjemur dan membunuh virus belum ada penelitiannya. Lalu jika belum ada penelitian berjemur di bawah sinar matahari dapat membunuh virus, hubungannya apa dengan pencegahan virus corona?

Seperti yang sudah dikatakan, sistem imun tubuh yang bagus akan lebih kuat menangkal virus-virus dari luar. Termasuk virus corona. Para ahli mengatakan berjemur di bawah sinar matahari bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan penyakit. Maka sebaiknya, dianjurkan untuk berjemur di bawah sinar matahari untuk meningkatkan imun tubuh guna mencegah dan menangkal virus dari luar.

Minum jamu dapat meningkatkan imunitas tubuh

Source: Orami Parenting

Selain berjemur dibawah sinar matahari, salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus corona atau menangkal virus-virus, yaitu dengan cara meminum jamu. Apa iya?

Jamu merupakan minuman tradisional di Indonesia, dengan campuran bahan kunyit, kunir, jahe dan bahan lainnya. Di Indonesia, jamu menjadi popular dengan semakin banyaknya orang berusaha membeli bahan-bahan seperti kunyit, jahe, kunir dan serai.

Orang-orang percaya jamu bisa memperkuat stamina tubuh dan kesehatan untuk menangkal kemungkinan terkena corona. Di sebuah konferensi pertanian dan makanan yang digelar pekan lalu, Presiden Jokowi bahkan mengatakan ia minum jamu tiga kali sehari untuk menjaga kesehatan tubuhnya.

Jika dapat disimpulkan, berjemur di bawah sinar matahari dan minum jamu, bukan untuk membunuh virus corona ya, tetapi untuk meningkatkan imun guna mencegah penyebaran virus corona saja. Jadi, jangan salah diartikan jika yang kalian lakukan seperti berjemur dan minum jamu ini dapat membunuh virus-virus termasuk corona. Ayo tetap lakukan gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga dan makan makanan sehat ya!

Baca Juga: Olahraga rutin dirumah saja